Tutorial PHP untuk Pemula – Bagian 2: Instalasi XAMPP

Setelah pada Bagian 1 Tutorial PHP untuk Pemula dibahas tentang pengantar bahasa pemrograman PHP, maka kali ini akan diulas mengenai instalasi XAMPP, yang merupakan kependekan dari Apache Mysql PHP Perl.

Kita dapat mengunduh (download) terlebih dulu paket XAMPP dari website apachefriends.org atau langsung ke website Sourceforge. XAMPP yang akan kita gunakan adalah XAMPP versi Windows. Saat artikel ini ditulis, versi terakhir XAMPP adalah versi 1.8.1. Download salah satu dari file berikut:

Jika Anda mendownload paket 7z atau zip, nantinya tidak perlu melewati antarmuka instalasi XAMPP. Hanya ekstrak file 7z / zip menjadi sebuah folder saja.

Mari kita bahas instalasi XAMPP paket installer terlebih dahulu.

Ketika pertama kali menjalankan xampp-win32-1.8.1-VC9-installer.exe, komputer kita akan diperiksa apakah sudah terdapat paket Microsoft Visual C++ 2008 yang terinstall. Jika belum ada, maka program installer akan memberi peringatan untuk mendownloadnya dari website Microsoft.

Klik tombol Yes, dan klik tombol download di halaman website Microsoft Visual C++ 2008 SP1 Redistributable Package.

Setelah file vcredist_x86.exe terdownload, jalankan dan install file tersebut.

Setelah selesai menginstall Microsoft Visual C++ 2008 Redistributable Package, kita lanjutkan kembali instalasi XAMPP.

Klik tombol Next dan menuju halaman Choose Components.

Di sini saya buang komponen Filezilla FTP Server, Mercury Mail Server, Perl, dan Webalizer karena saya tidak membutuhkannya. Pilih komponen XAMPP sesuai dengan yang Anda inginkan. Setelah itu tekan tombol Next menuju halaman Choose Install Location.

Masukkan folder tujuan yang diinginkan, atau pilih default lokasi folder c:\xampp kemudian tekan tombol Install.

Tunggu sampai proses instalasi selesai. Setelah itu akan ada pertanyaan, “Do you want to start the Control Panel now?”. Jawab dengan menekan tombol Yes.

Kemudian akan muncul window XAMPP Control Panel seperti berikut.

Perhatikan tulisan merah yang memberitahu bahwa port 80 dan 443 digunakan oleh Skype. Kita harus masuk ke aplikasi Skype dan menghilangkan opsi port 80-443 supaya tidak digunakan oleh Skype.

Jika di komputer Anda tidak terdapat Skype, berarti Anda aman.

Buka aplikasi Skype, masuk ke menu Tools – Options.

Setelah itu klik menu Advanced –  Connection, dan hilangkan contreng pada opsi Use port 80 and 443…, kemudian klik tombol Save.

Ketika opsi port 80 dan 443 sudah nonaktif di Skype, Anda perlu merestart Skype atau mematikan Skype supaya port 80 benar-benar tidak digunakan.

Mari kita lanjutkan ke XAMPP Control Panel.

Jika sebelumnya Anda sudah membuka XAMPP Control Panel di mana terdapat tulisan peringatan berwarna merah, tutup XAMPP Control Panel tersebut dengan menekan tombol Quit. Kemudian jalankan lagi XAMPP Control Panel di C:\xampp\xampp-control.exe atau klik shortcut XAMPP Control Panel pada Desktop.

Kali ini XAMPP Control Panel berjalan tanpa tulisan peringatan berwarna merah.

Yang perlu Anda lakukan sekarang adalah menghidupkan service web server Apache dan database MySQL.

Tekan tombol Start satu per satu antara Apache dan MySQL, sampai muncul status berwarna hijau. Jika Anda menggunakan Windows 7 atau Windows 8, akan muncul konfirmasi Windows Security Alert. Tekan tombol Allow Access untuk semua peringatan Apache dan MySQL.

Berikut ini tanda Apache dan MySQL berhasil dijalankan. Tombol Start berubah menjadi Stop dan ada warna hijau di kolom Module.

Anda harus menekan tombol Start untuk menghidupkan Apache dan MySQL setiap kali komputer dihidupkan. Untuk membuatnya otomatis berjalan sebagai service, klik tombol silang di kolom Service. Dengan demikian, Apache dan MySQL akan dijalankan otomatis setiap kali booting masuk ke Windows. Tapi entah kenapa, setiap kali saya mencoba mengaktifkan Apache sebagai service selalu error, mungkin belum kompatibel atau ada bug XAMPP di Windows 8. Jadi untuk amannya, kita hidupkan secara manual dengan tombol Start dan mematikannya dengan tombol Stop. Kita perlu mematikan kedua service ini jika tidak digunakan supaya menghemat memori.

Sampai di sini, Anda telah berhasil menginstall XAMPP sebagai peralatan perang untuk bertempur di dunia pemrograman PHP.

Mari kita lakukan tes dengan membuat file coba.php. Buka notepad, ketikkan baris berikut:

<?php

phpinfo();

?>

Simpan file coba.php ke folder C:\xampp\htdocs\ kemudian buka browser dan ketikkan http://localhost/coba.php

Jika muncul halaman informasi PHP berarti instalasi berjalan dengan baik.

Bagi Anda yang mendownload paket zip atau 7z, Anda tinggal mengekstraknya ke folder yang Anda inginkan. Setelah itu wajib menjalankan file setup_xampp.bat di dalam folder hasil ekstrak tersebut. Setelah itu memilih opsi 1) Refresh dan XAMPP Control Panel siap dijalankan melalui file xampp-control.exe.

Artikel Tutorial PHP untuk Pemula Bagian 2 selesai di sini. Tutorial akan bersambung ke Bagian 3 tentang Dasar-Dasar Bahasa Pemrograman PHP.

Comments
  1. Ojie Reply
    • admin Reply
  2. Tatakai Reply
    • Rofik Reply
  3. SUHELI Reply
    • admin Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *